Tuesday, November 26, 2013

4 Golongan Sesat di Dunia

Di dunia ini amat banyak kelompok sesat, masing-masing menyeru manusia kepadanya.
namun ada 4 golongan utama yang melandasi banyak golongan tersebut, mereka adalah:

1. Rofidhah: cirinya adalah membenci 2 sahabat yang paling utama di sisi Rasulullah tidak lain adalah Abu Bakar dan Umar bin Khatab juga membenci orang-orang wala’ mereka berdua. kelompok ini terkadang disebut Syiah, namun para ulama menyebut mereka Rafidhah, karena kebencian mereka pula disebut itu.

2. Mu’tazilah: mereka mempunyai pemikiran yang berbunyi: “Akal lebih didahulukan daripada syariat (Al Qur’an, As Sunnah dan Ijma’, pen) dan akal-lah sebagai kata pemutus dalam segala hal. Bila syariat bertentangan dengan akal –menurut persangkaan mereka– maka sungguh syariat tersebut harus dibuang atau ditakwil.
kelompok yang kedua ini berkaitan erat dengan para ahli kalam yang mengedepankan filsafat-filsafat.

3. Qodariyah: pengikut golongan ini mengingkari adanya taqdir, bahkan meyakini bahwa Allah mengetahui suatu hal setelah terjadinya.

4. Murjiah: mereka adalah golonagn yang memisahkan antara iman dan amal, artinya amalan manusia itu tidak ada hubunganya dengan naik turunya iman, banyak diantara mereka mempunyai iman yang sama dengan abu bakar bahkan ada yang sama imannya dengan malaikat jibril, bahkan mereka mengatakan bahwa fir’aun yang jelas kekufuranya kepada Allah adalah beriman.

Monday, November 4, 2013

Mewaspadai Penyakit Iri dan Dengki


  • Hasad dan iri dengki perbuatan yang terlarang kecuali di dua tempat, sebagaimana Rasulullah sabdakan :
لَا حَسَدَ إِلَّا فِي اثْنَتَيْنِ رَجُلٍ آتَاهُ اللَّهُ مَالًا فَسَلَّطَهُ عَلَى هَلَكَتِهِ فِي الْحَقِّ وَرَجُلٍ آتَاهُ اللَّهُ حِكْمَةً فَهُوَ يَقْضِي بِهَا وَيُعَلِّمُهَا

“Tidak boleh iri kecuali terhadap dua (jenis manusia): seseorang yang Allah berikan harta kepadanya, lalu dia menghabiskannya di dalam kebenaran; dan seseorang yang Allah berikan hikmah (ilmu agama) kepadanya, lalu dia mengamalkannya dan mengajarkannya.” [HR Al Bukhari (73) dan Muslim (816) dari Abdullah bin Mas’ud radhiallahu ‘anhu.]

  • Iri dengki terhadap orang lain ada beberapa bentuk, diantaranya :
    1. Mengharapkan hilangnya kenikmatan orang lain, walaupun dia sendiri tidak mau merasakan kenikmatan itu.
    2. Mengharapkan hilangnya kenikmatan orang lain untuk berpindah kepadanya.
    3. Membenci kehadiran orang yang dia benci bersamanya.
    4. Membenci hal-hal yang dapat membuat orang lain bergembira.

Wednesday, September 25, 2013

Surat Dari Seorang Perawan Tua


رسالة  من عانـــس إلى جميع الرجال
Surat Dari Seorang Perawan Tua Kepada Semua Laki-Laki
(Di Terjemahkan Oleh : Ust Muhammad Elvi Syam, Lc. MA)
تزوجونا.. استرونا.. ارحمونا من نار العنوسة..
Nikahilah kami, lindungilah kami, sayangilah kami (terhindar) dari neraka perawan tua..
عندما اقترب عمري من العشرين كنت أحلم كأي فتاة بشاب ملتزم ذي خلق وكنت أبني الأفكار والآمال، وكيف سنعيش وكيف سنربي أطفالنا، و….و…. إلخ.
Ketika umurku mendekati 20 tahun, aku pernah mengimpikan seperti gadis lainnya, untuk mendapatkan seorang pemuda (ikhwan) yang konsisten dengan agamanya, berakhlak mulia, ketika itu akupun mulai menyusun pikiran dan angan-angan, dan bagaimana cara mendidik anak kami, dan… dan… seterusnya.
وكنت من النوع الذي يحارب التعدد والعياذ بالله، فبمجرد أن يقولوا لي فلان تزوج على زوجته تجدني، من غير شعور، أدعو عليه وأقول: لو كنت مكانها لرميته مثلما رماني،
Aku adalah termasuk orang yang memerangi poligami –semoga Allah melindungi dari sikap itu- sehingga, semata-mata mereka mengatakan kepadaku: si fulan menikah lagi, aku lepas control, sehingga aku melaknat laki-laki itu, dan mengatakan, kalau aku di posisi istrinya aku akan melakukan seperti apa yang dilakukan kepadaku.
وكنت دائما أتناقش مع أخي وأحياناً مع عمي عن التعدد ويحاولون أن يقنعوني وأنا متعندة لا أريد أن أقتنع، وأقول لهم مستحيل أن تشاركني امرأة أخرى في زوجي.
Dan aku selalu berdebat dengan saudara laki-lakiku, dan terkadang dengan pamanku tentang poligami, mereka berusaha untuk meyakinkan kepadaku untuk menerimanya, namun aku tetapi berkeras kepala dan tidak ingin menerimanya, akupun mengatakan kepada mereka, “ mustahil wanita lain menyertaiku dalam suamiku.
أحيانا كنت أتسبب في مشكلة بين زوج وزوجته لأنه يريد أن يتزوج عليها وأحرضها عليه حتى تثور ثائرتها عليه.
Terkadang, aku menjadi penyebab (actor) dalam pertingkaian antara suami dan istri, karena suaminya ingin menikah lagi, dan akupun mempropokasinya sehingga ia memberontak kepada suaminya.