Saturday, June 1, 2013

Layang-Layang Tanpa Benang


Hari ini siswa kelas IX baru aja menerima pengumuman kelulusan UN mereka. Terlihat kegembiraan di mata-mata siswa dan orang tua, tapi bagi saya hari ini bukanlah hari yang menggembirakan seperti halnya yang mereka rasakan, karena selain gembira 100% mereka lulus saya juga merasa sedih dengan perpisahan di antara kita (apaan sih..).
Kalo bicara tentang pelepasan/Akhir sanah kelas IX nih bagi saya bisa dimisalkan seperti main layang-layang, wah berati meraka anak Al4y (anak layangan) dong, haha ga gitu juga kali. Tapi tidak seperti biasanya seorang yang main layangan, karena kali ini harus melepas layang-layang tanpa benang .. maka hal tersebut tidak akan terlepas dari 3 hal:
1.      Layangan itu akan terbang tinggi dan semakin tinggi,kemudian turun dengan tenang ke tangan pemilik layang-layang tersebut. Artinya adalah ketika kalian beranjak dari sekolah ini kalian akan terus belajar menjadi pintar dan semakin pintar sehingga ketika kalian sudah sukses akan kembali ke sekolah ini dan melanjutkan perjuangan guru-guru kalian yang terdahulu membangun sekolah ini. Hal ini tidak jarang ditemukan, kita ambil saja contoh beberapa murid Syeikh Bin Baaz yang melanjutkan perjuangan gurunya menebarkan ilmu di Madinah kota Nabi, muridnya sy Ibnu Utsaimin yang melanjutkan madrasah gurunya di Unaizah mekah, atau murid sy Muqbil di Zaman. Yang pertama ini menurut saya yang paling bagus, dan mulia.


2.      Layangan itu akan terbang tinggi dan semakin tinggi, kemudian turun di suatu tempat yang baru dan memberikan manfaat kepada orang lain yang menemukanya. Nah kalo ini kalian setelah sukses bisa memberikan manfaat di manapun kalian mau, selain di sekolah asal. Atau kalian bisa membangun kemanfaatan di kota asal kalian (yang dari luar semarang) seperti sisil di tegal, cimi&faruk di pati atau hafid nyu di bali (ni anak beneran dari sana gak sih,,?). Yang kedua ini  lumayan bagus juga.
3.      Layangan itu susah terbang, kalaupun bisa terbang akan terhempas angin yang sangat kencang merobek badan layangan tersebut atau menjatuhkanya di tempat yang salah, kayak kecemplung kali gitu. Nah yang ketiga ini yang paling ga enak, baru lulus aja udah salah jalan, akhirnya semakin terbawa oleh keburukan, dan ujung-ujungnya menyedihkan. Orang macam ini boro-boro bermanfaat, untuk dirinya sendiri saja dia telah berbuat dzalim.
Nah pada akhirnya kalian mau milih yang mana di antara tiga hal itu?.
Ngomong-ngomong tentang AgaTy (angkatan tiga community gt ya?) banyak hal yang akan teringat di memori saya, iya dari anak yang pinter nya Luar biasa sampe yang bwandelnya Luar biasa, ah syudahlah pokoknya, kalian luar biasa …

Duh pokoknya hari ini Rasanya penuh dengan kata-kata terakhir, iya karena hari ini adalah hari terakhir juga saya mengajar di Nurussunnah juga. Jadi kita bena-benar akan berpisah, jujur saya ingin sekali berkumpul bertemu lagi bersama kalian di kemudian hari atau setidaknya salah satu diantara kalian, atau semoga dikumpulkan di Syurga-NYA kelak, Layang-layang tanpa sayap.

.
ibnu syawal, Solo 1 juni 2013

1 comment: